Apa itu Pembukuan dan Manfaatnya Untuk Usaha Bisnis Kecil dan Menengah?

Pembukuan merupakan hal yang penting dan menjadi salah satu penunjang keberhasilan bagi pelaku bisnis. Meskipun transaksi yang dilakukan masih sedikit, manfaat pembukuan dapat dirasakan pada bisnis baru dan kecil yang kerap masih bingung dan luput dalam pengalokasian modal serta dana.

Oleh karena itu, permasalahan yang terjadi saat ini banyak bisnis kecil yang gulung tikar karena belum menyadari manfaat pembukuan sehingga tidak konsisten dalam pencatatan keuangan atau bahkan tidak melakukannya.

Bagi para pelaku UMKM khususnya, penggunaan pembukuan dapat memberikan mereka perbandingan data yang terjadi antara produk yang dibuat dengan produk yang dijual.

Pembukuan harus terus dievaluasi dan diperbarui apabila ada pemasukan atau pengeluaran yang dibuat oleh sebuah usaha. Sebab, keakuratan data dalam melakukan transaksi penjualan pastinya akan berawal dari hal ini.

Banyak alasan mengapa banyak pemilik bisnis kecil tidak melakukan pembukuan pada bisnisnya. Pertama, karena mereka merasa proses pembukuan ini cukup merepotkan dan kurang mengerti dalam melakukannya sehingga malas melakukannya.

Kedua, karena tidak mengerti sehingga ini yang membuat pemilik bisnis merasa harus mengeluarkan biaya lebih untuk menyewa seorang akuntan. Ketiga, pemilik bisnis kerap mengeluhkan keterbatasan waktu yang dimiliki untuk melakukan pembukuan.

Tips Mencatat Pembukuan Agar Jelas untuk UMKM

Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa tips untuk mencatat keuangan bagi pelaku usaha kecil. Pertama adalah, pelaku usaha harus selalu mencatat antara transaksi pengeluaran dan pemasukan. Pelaku usaha perlu menuliskan semua pemasukan dan pengeluaran yang terjadi dalam aktivitas usaha. Pemasukan dan pengeluaran dalam suatu usaha sangat penting untuk dicatat, agar bisa lebih mudah merencanakan pengembalian modal usaha, target, penjualan, dan lain-lain.

Kedua, dalam membangun bisnis pelaku usaha harus memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Banyak manfaat jika Anda memisahkan antara pengeluaran pribadi dan pengeluaran perusahaan. Karena jika keuangan usaha dan bisnis dijadikan satu, maka akan kesulitan melakukan monitoring pendapatan atau pun pengeluaran. Dengan memisahkan pencatatan keuangan usaha dengan keuangan pribadi akan lebih mudah membedakan antara arus dana dari usaha dan penggunaan uang untuk kepentingan pribadi.

Selanjutnya pelaku usaha penting untuk mempelajari mengenai analisa keuangan, membuat laporan keuangan sederhana dengan memanfaatkan Microsoft Excel, serta memanfaatkan komunitas untuk berdikusi dengan sesama UMKM, akademisi, ataupun konsultan.

Ketika kita sudah bertekad untuk mendirikan sebuah bisnis, maka dibutuhkan usaha yang optimal untuk mengembangkannya. Salah satunya yaitu dengan melakukan pembukuan sederhana yang dilakukan secara rutin.

Manfaat Melakukan Pembukuan Secara Rutin

Pembukuan menjadi salah satu hal yang penting dan wajib ada dalam sebuah bisnis. Baik bisnis yang sudah besar maupun yang baru saja dirintis, pembukuan seharusnya menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan. Karena lewat pembukuan inilah, Anda sebagai pemilik bisnis dapat mengetahui bagaimana kondisi finansial bisnis Anda dan langkah apa yang harus Anda putuskan nantinya.

Selain itu terdapat beberapa manfaat pembukuan yang lain. Berikut beberapa di antaranya yang perlu Anda ketahui:

1. Mengetahui untung atau tidaknya sebuah bisnis

Cara termudah untuk mengetahui apakah bisnis Anda berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan adalah dengan mencatat setiap transaksi yang berlangsung di dalamnya. Misalnya, catat segala transaksi pengeluaran yang Anda lakukan untuk modal. Kemudian, catat juga seluruh pemasukkan dari hasil penjualan. Dengan mencatat keduanya, Anda akan dihadapkan pada laporan keuangan yang bisa disimpulkan dengan mudah.

2. Mengetahui segala transaksi yang terjadi dalam bisnis

Manfaat pembukuan yang selanjutnya adalah untuk melihat kemana saja uang dalam bisnis Anda pergi. Misalnya untuk biaya operasional bisnis, menggaji karyawan, membeli bahan baku, dan lain-lain. Sekecil apapun transaksi yang terjadi, catat seluruhnya dalam pembukuan bisnis Anda tersebut. Dengan begitu, Anda tahu kemana saja uang itu pergi.

3. Sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan investor

Pembukuan yang telah Anda susun dengan rapi dan sebaik mungkin tersebut bisa juga digunakan untuk bahan evaluasi perjalanan bisnis Anda di masa mendatang. Juga bisa digunakan untuk memudahkan Anda dalam mencari penanam modal. Tentu para investor tidak akan ragu menanamkan modalnya, jika usaha Anda memiliki arus kas yang baik dan pembukuan yang rapi.

Nah, setelah mengetahui beberapa manfaat penting dari pembukuan itu sendiri. Kini saatnya Anda membuat pembukuan keuangan untuk bisnis Anda. Jika mencatat pembukuan secara manual terlalu melelahkan dan membosankan. Sekarang sudah ada software pembukuan Jurnal keuangan yang simple dan praktis untuk digunakan. Jurnal.id adalah salah satu contohnya.

Pada dasarnya pembukuan terdiri dari 3 buku kas, yakni: buku kas utama, buku kas pemasukkan dan buku kas pengeluaran. Nah, buat Anda yang tidak begitu paham dengan cara pembuatan pembukuan ini, Jurnal.id yang dapat diakses di https://www.jurnal.id/id/ bisa dijadikan salah satu solusi karena sangat mudah digunakan. Selain itu, di aplikasi Jurnal.id, Anda juga tidak perlu repot-repot membuat laporan karena seluruh laporan dapat Anda unduh secara langsung di dalam aplikasinya. Menarik, bukan?

Yuk, biasakan membuat pembukuan keuangan untuk bisnis Anda mulai dari sekarang!